November 10, 2011

Self Esteem (Harga Diri)



Harga diri merupakan evaluasi individu terhadap dirinya sendiri secara rendah atau tinggi. Penilaian tersebut terlihat dari penghargaan mereka terhadap keberadaan dan keberartian dirinya. Individu yang memiliki harga diri yang tinggi akan menerima dan menghargai dirinya  sendiri apa adanya.

Dalam harga diri tercakup evaluasi dan penghargaan terhadap diri sendiri  dan menghasilkan penilaian tinggi atau rendah terhadap dirinya sendiri.


Penilaian tinggi terhadap diri sendiri adalah penilaian terhadap kondisi diri, menghargai kelebihan dan potensi diri, serta menerima kekurangan yang ada, sedangkan yang dimaksud dengan penilaian rendah terhadap diri sendiri adalah penilaian tidak suka atau tidak puas dengan kondisi diri sendiri, tidak menghargai kelebihan diri dengan melihat diri sebagai sesuatu yang selalu kurang (Santrock, 1998).


Harga diri seseorang dapat menentukan bagaimana cara seseorang berperilaku di dalam lingkungannya. Peran harga diri dalam menentukan perilaku ini dapat dilihat melalui proses berpikirnya, emosi, nilai, cita-cita, serta tujuan yang hendak dicapai seseorang. Bila seseorang mempunyai harga diri yang tinggi, maka perilakunya juga akan tinggi, sedangkan bila harga dirinya rendah, akan tercermin pada perilakunya yang negatif pula.


Faktor-faktor yang mempengaruhi harga Diri 
Menurut Coopersmith (1967) ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga diri, yaitu:

Penghargaan dan Penerimaan dari Orang-orang yang Signifikan
Harga diri seseorang dipengaruhi oleh orang yang dianggap penting dalam kehidupan individu yang bersangkutan. orangtua dan keluarga merupakan contoh dari orang-orang yang signifikan. Keluarga merupakan lingkungan tempat interaksi yang pertama kali terjadi dalam kehidupan seseorang.

Kelas Sosial dan Kesuksesan 
Kedudukan  kelas sosial dapat dilihat dari pekerjaan, pendapatan dan tempat tinggal. Individu yang memiliki pekarjaan yang lebih bergengsi, pendapatan yang lebih tinggi dan tinggal dalam lokasi rumah yang lebih besar dan mewah akan dipandang lebih sukses dimata masyarakat dan menerima keuntungan material dan budaya. Hal ini akan menyebabkan individu dengan kelas sosial yang tinggi meyakini bahwa diri mereka lebih berharga dari orang lain.

Nilai dan Inspirasi Individu dalam Menginterpretasi Pengalaman
Kesuksesan yang diterima oleh individu tidak mempengaruhi harga diri secara langsung melainkan disaring terlebih dahulu melalui tujuan dan nilai yang dipegang oleh individu.

Cara Individu dalam Menghadapi Devaluasi
Individu dapat meminimalisasi ancaman berupa evaluasi negatif yang datang dari luar dirinya. Mereka dapat menolak hak dari orang lain yang memberikan penilaian negatif terhadap diri mereka.





    Ciri-ciri harga diri  
     Coopersmith (1967) mengemukakan ciri-ciri individu  sesuai dengan tingkat harga dirinya:
    1. Harga Diri Tinggi 
      • Menganggap diri sendiri sebagai orang yang berharga dan sama baiknya dengan orang lain yang sebaya dengan dirinya dan menghargai orang lain. 
      • Dapat mengontrol tindakannya terhadap dunia luar dirinya dan dapat menerima kritik dengan baik. 
      • Menyukai tugas baru dan menantang serta tidak cepat bingung bila sesuatu berjalan di luar rencana. 
      • Berhasil atau berprestasi di bidang akademik, aktif dan dapat mengekpreskan dirinya dengan baik. 
      • Tidak menganggap dirinya sempurna, tetapi tahu keterbatasan diri dan mengharapkan adanya pertumbuhan dalam dirinya. 
      • Memiliki nilai-nilai dan sikap yang demokratis serta orientasi yang realistis. 
      • Lebih bahagia dan efektif menghadapi tuntutan dari lingkungan 
    2. Harga Diri Rendah 
      • Menganggap dirinya sebagai orang  yang tidak berharga dan tidak sesuai, sehingga takut gagal untuk melakukan hubungan sosial. Hal ini sering kali menyebabkan individu yang memiliki harga diri yang rendah, menolak dirinya sendiri dan tidak puas akan dirinya. 
      • Sulit mengontrol tindakan dan perilakunya tehadap dunia luar dirinya dan kurang dapat menerima saran dan kritikan dari orang lain. 
      • Tidak menyukai segala hal atau tugas yang baru, sehingga akan sulit baginya untuk menyesuaikan diri dengan segala sesuatu yang belum jelas baginya. 
      • Tidak yakin akan pendapat dan kemampuan diri sendiri sehingga kurang berhasil dalam prestasi akademis dan kurang dapat mengekspresikan dirinya dengan baik.
    Membangun Tingkat Harga Diri Yang Tinggi
    (Building high level of Self-Esteem)
    Silahkan baca artikel terkait pengembangan harga diri di bawah ini:
    1. Belajar Mencintai Diri Sendiri
    2. Bertanggungjawablah Atas Tindakan Anda
    3. Lakukan Hal-Hal Yang Menyenangkan Bagi Anda
    4. Berpikir Positif
    5. Temukan Kekuatanmu Untuk Bertarung